Welcome to my Blog...

Let's Surf The World...

About Me

My photo
Indonesia
I am a dad.. I am a husband.. I am a son… I am just an ordinary…

Halaman

Cari - البحث - Search - 検索 - paghahanap - de recherche - zoek

Friday, 14 February 2014

FOTO: Ikatan Hati seorang Bayi dengan Seekor Harimau Besar


FOTO-FOTO menakjubkan menangkap momen luar biasa saat seekor harimau menundukkan kepalanya dan menempatkan kaki sampai ke tangan seorang gadis kecil. Taj adalah Harimau Bengal adalah koleksi Kebun Binatang Cougar Mountain Zoo di Issaquah, Washington.

Sang Fotografer Dyrk Daniels melihat seorang bayi perempuan kecil mendekati kandang Taj.

Dengan takjub, Alih-alih hanya mengabaikan si gadis kecil itu, Taj justru melakukan sesuatu yang istimewa. Harimau itu berjalan kearah sang Bayi dan menunduk, lalu membentang kakinya sambil menatap mata dan mengusap pipi wajah gadis kecil itu, pada kaca yang memisahkan keduanya.

"Aku tidak percaya mata saya ketika Taj mendekati gadis itu, menundukkan kepalanya dan kemudian ditempatkan kaki kanan nya yang besar tepat di depan di mana tangan kiri gadis kecil itu adalah. Ini luar biasa," ujar fotografer Dyrk Daniels.

"Aku belum pernah melihat kelembutan seperti dari seperti predator besar."



Abu Vulkanik Letusan Kelud Lebih Dahsyat dari Tahun 1990


Pasca-letusan Gunung Kelud semalam, warga di Kediri, Jawa Timur, bergotong royong membersihkan material pasir dan kerikil yang menutup atap rumah dan jalanan. Ketebalan material letusan mencapai 15 sentimeter.

Abu vulkanik disertai pasir dan kerikil menutup jalanan dan atap-atap rumah warga di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Daerah ini berada sekira 30 kilometer dari pusat erupsi Gunung Kelud.

Menurut warga, tebalnya material yang menimpa menyebabkan atap rumah-rumah warga rusak akibat tidak mampu menampung beban. Gotong royong pun dimaksud untuk melakukan perbaikan rumah-rumah warga yang rusak.


Selain itu, gotong royong untuk mengantisipasi kecelakaan akibat pasir yang menutupi jalanan. “Daerah ini hanya berjarak 30 kilometer dari pusat erupsi,” ujar Pras, warga setempat, Jumat (14/2/2014).

Kondisi serupa juga dialami warga Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, yang berada sekira 35 kilometer dari titik erupsi. Pemukiman dan jalanan di sana diselimuti material yang terlontar saat letusan terjadi semalam.

Material yang keluar dari gunung untuk letusan kali ini lebih parah dibanding letusan 1990 silam. “Kejadian ini lebih parah kalau dibandingkan tahun 1990 yang hanya abu vulkanik saja. Saat ini kan selain abu juga bercampur pasir dan kerikil,” ujar Jawaludin, seorang warga Ketami.